Produk Investasi Syariah Indonesia yang Menguntungkan

Produk investasi syariah Indonesia memang tidak sebanyak produk investasi konvensional. Walaupun begitu, bukan berarti peluang untuk mendapatkan keuntungan dari produk investasi syariah tidak ada.

Jika mau, Anda tetap bisa mendapatkan keuntungan dengan cara menanamkan modal yang Anda miliki ke beberapa produk investasi syariah yang ada di Indonesia.

Beberapa produk investasi syariah di Indonesia yang sudah terbukti menguntungkan adalah sebagai berikut:

Ragam Produk Investasi Syariah Indonesia yang Menguntungkan

  1. Produk Properti

Sampai saat ini masih banyak masyarakat yang beranggapan bahwa produk investasi itu harus berupa produk finansial.

Padahal pada kenyataannya tidak seperti itu.

Produk berbentuk fisik yang ada di dunia nyata pun sebenarnya juga bisa dijadikan sebagai produk investasi.

Bahkan, bila dilihat dari sudut pandang risiko dan tingkat keamanan, risiko yang dimiliki oleh produk investasi di sektor real cenderung jauh lebih rendah ketimbang risiko produk investasi di sektor finansial.

Nah, salah satu produk investasi syariah di sektor real yang sangat menguntungkan dan cenderung sangat minim risiko adalah produk properti.

Jika Anda tertarik untuk menanamkan modal Anda pada produk ini, Anda kami sarankan untuk mempelajari produk properti yang ditawarkan oleh PT. kampung kurma.

  1. Logam Mulia

Produk investasi syariah Indonesia yang kedua juga masih berbentuk fisik alias tidak berasal dari sektor finansial.

Sama seperti halnya produk properti, logam mulia juga cenderung terus mengalami tren kenaikan harga.

Nah, dengan memanfaatkan tren kenaikan harga yang terjadi pada logam mulia ini, Anda dapat mengambil keuntungan dengan cara membeli logam mulia sekarang untuk dijual kembali di masa depan setelah harga jualnya mengalami kenaikan.

Jika Anda tertarik, Anda dapat menginvestasikan dana Anda pada beberapa produk logam mulia, seperti: emas, perak, platinum, dll.

  1. Pasar Saham

Penting untuk diketahui, perdagangan saham adalah aktivitas yang sah dan halal. Syaratnya, saham yang diperjualbelikan adalah saham milik perusahaan yang tidak terlibat dengan aktivitas bisnis yang haram.

Jika saham yang diperdagangkan adalah saham milik perusahaan yang menjalankan aktivitas bisnis haram, maka aktivitas perdagangan sahamnya pun akan menjadi haram.

Oleh sebab itu, jika Anda ingin melakukan investasi di pasar saham, Anda wajib mengetahui seluk beluk aktivitas bisnis perusahaan yang sahamnya hendak Anda beli.

  1. Reksa Dana Syariah

Terakhir, jika mau Anda juga bisa melakukan investasi pada produk reksa dana syariah.

Produk reksa dana syariah cenderung dijalankan dengan mekanisme yang sedikit berbeda dengan produk reksa dana konvensional.

Jika dalam produk reksa dana konvensional, tingkat pengembaliannya dihitung dengan menggunakan mekanisme bunga, maka pada produk reksa dana syariah, tingkat pengembaliannya dihitung dengan mekanisme bagi hasil.

Nah, jadi bagaimana? Apakah Anda tertarik untuk menanamkan uang Anda pada salah satu produk investasi syariah Indonesia di atas?