Daftar Obat Jantung Koroner

Jantung koroner merupakan penyakit pada jantung yang terjadi akibat dari rusaknya atau terinfeksinya bagian pembuluh arteri. Penyebab utama kerusakan dari pembuluh arteri pada jantung adalah terjadinya penyempitan pada pembuluh darah arteri sehingga darah tidak dapat mengalir dengan lancar.

Penyakit jantung koroner sangat berbahaya karna hampir tidak memiliki gejala – gejala awal yang dapat mengindikasikan adanya masalah pada arteri. Seperti tidak terlacak dan pasien hanya akan menyadarinya apabila telah masuk ke dalam fase yang membahayakan yaitu kerusakan jantung yang parah.

Meskipun indikasi atau ciri – ciri pasien mengidap penyakit jatung koroner tidak dapat diketahui, tapi dalam beberapa percobaan di dapatkan beberapa gejala yang mungkin akan pasien alami apabila terserang penyakit jantung koroner. Berikut adalah beberapa gejala yang mungkin akan dialami oleh pasien jantung koroner, diantaranya adalah :

  • Seperti halnya masalah kerusakan atau penyakit pada bagian jantung lainnya, gejala yang mungkin dialami pasien adalah nyeri atau sakit pada dada. Merupakan bukti bahwa terdapat masalah antara bagian jantung hingga paru – paru.
  • Sering pusing dan berkeringat. Keringat merupakan reaksi tubuh terhadap lingkungan dari luar tubuh maupun dari dalam. Pada keadaan tertentu tubuh akan memproduksi keringat untuk menyeimbangkan suhu tubuh dengan lingkungan, membuang panas dari dalam tubuh untuk keluar melalui kulit yang berkeringat. Sakit pada jantung dapat menstimulus keluarnya keringat karna rasa sakit atau ketidakseimbangan hormon di dalam tubuh.
  • Mual dan muntah
  • Detak jantung tidak normal, dapat menjadi terlalu cepat atau terlalu lemah.

Berikut adalah beberapa obat yang bisa digunakan pasien dalam menangani permasalahan jantung koroner, antara lain adalah :

  1. Statin, yang berfungsi sebagai agen yang mampu mengurangi kemampuan hati untuk memproduksi kolesterol jahat. Melancarkan pembuluh darah dan menjaga peredaran darah tetap normal serta stabil.
  2. Beta blocker, yang memiliki fungsi utama sebagai obat yang mampu menurunkan tekanan darah, memperlambat detak jantung dan beta blocker juga dapat digunakan sebagai obat tetes pada mata yang nantinya akan menurunkan tekanan pada mata.
  3. Angiotensin – converting enzyme atau ACE inhibitor dan angioestin II receptor blocker atau ARBs, memiliki fungsi utama sebagai obat yang menolong pasien dalam mengurangi rasa sakit yang ditimbulkan oleh gejala penyakit jantung koroner yang telah akult. Selain itu ACE dan ARBs juga dapat membantu menurunkan tekanan darah hingga membuat dinding – dinding otot arteri tidak berkontraksi secara terus menerus.
  4. Calcium channel blocker, yang memiliki fungsi utama sebagai obat relaksasi bagi otot – otot pembuluh darah pada jantung. Hal ini akan mengakibatkan kemungkinan melebarnya pembuluh darah sehingga dapat melancarkan peredaran darah dan mencegah atau mengobati jantung koroner.

Sumber: Daftar Obat Jantung Koroner bisa baca di http://icpcapsule.net/